10 November 2013

aura kasih























read more

23 Juli 2013

DENGAN ADIK IPAR

DUNIA MALAM - Saya, Andry (bukan nama sebenarnya) adalah seorang pria berumur 35 tahun dan telah berkeluarga , istri saya seumur dengan saya dan kami telah dikarunia 2 putra.

Istri saya adalah anak ke 2 dari empat saudara yang kebetulan semuanya wanita dan semuanya telah menikah serta dikarunia putra-putri yang relatif masih kecil, diantara saudara-saudara istri , saya cukup dekat dengan adik istri saya yang kurang lebih berumur 34 tahun namanya Siska (bukan nama sebenarnya).




https://sphotos-a.xx.fbcdn.net/hphotos-ash4/p206x206/421024_249040888523031_1267313218_n.jpg

Keakraban ini bermula dengan seringnya kami saling bertelepon dan makan siang bersama pada saat jam kantor (tentunya kami saling menjaga rahasia ini), dimana topik pembicaraan berkisar mengenai soal pekerjaan, rumah tangga dan juga kadangkala masalah seks masing-masing.

Perlu diketahui istri saya sangat kuno mengenai masalah seks, sedangkan Siska sangat menyukai variasi dalam hal berhubungan seks dan juga open minded kalau berbicara mengenai seks, juga kebetulan dikeluarga istri saya dia paling cantik dan sensual, sebagai ilustrasi tingginya kurang lebih 165 cm, kulit putih mulus, hidung mancung, bibir agak sedikit kelihatan basah serta ukuran dada 34 a.

Keakraban ini dimulai sejak tahun 1996 dan berlangsung cukup lama dan pada tahun 1997 sekitar Juni, pembicaraan kami lebih banyak mengarah kepada masalah rumah tangga, dimana dia cerita tentang suaminya yang jarang sekali memperlihatkan perhatian, tanggung jawab kepada dia dan anak-anak, bahkan dalam soal mencari nafkahpun Siska lebih banyak menghasilkan daripada suaminya ditambah lagi sang suami terlalu banyak mulut alias cerewet dan bertingkah polah bak orang kaya saja.

Menurut saya kehidupan ekonomi keluarga Siska memang agak prihatin walaupun tidak dapat dikatakan kekurangan, tetapi boleh dikatakan Siskalah yang membanting tulang untuk menghidupi keluarganya.

Disamping itu sang suami dengan lenggang keluyuran dengan teman-temannya baik pada hari biasa maupun hari minggu dan Siska pernah mengatakan kepada saya bahwa lebih baik suaminya pergi keluar daripada di rumah, karena kalau dia dirumah pusing sekali mendengarkan kecerewetannya.

Saya menasihati dia agar sabar dan tabah menghadapi masalah ini, karena saya seringkali juga menghadapi masalah yang kurang lebih sama dengannya hanya saja penekanannnya berbeda dengan kakaknya.

Istri saya seringkali ngambek yang tidak jelas sebabnya dan bilamana itu terjadi seringkali saya tidak diajak berbicara lama sekali.

Akhirnya Siska juga menceritakan keluhannya tentang masalah seks dengan suaminya, dimana sang suami selalu minta jatah naik ranjang 2-3 kali dalam semingggu, tetapi Siska dapat dikatakan hampir tidak pernah merasakan apa yang namanya orgasme/climax sejak menikah sampai sekarang, karena sang suami lebih mementingkan kuantitas hubungan seks ketibang kualitas.

Siska juga menambahkan sang suami sangat kaku dan tidak pernah mau belajar mengenai apa yang namanya foreplay, walaupun sudah sering saya pinjami xxx film, jadi prinsip suaminya langsung colok dan selesai dan hal itupun berlangsung tidak sampai 10 menit.

Siska lalu bertanya kepada saya, bagaimana hubungan saya dengan kakaknya dalam hal hubungan seks, saya katakan kakak kamu kuno sekali dan selalu ingin hubungan seks itu diselesaikan secepat mungkin, terbalik ya kata Siska.

Suatu hari Siska telepon saya memberitahukan bahwa dia harus pergi ke Bali ada penugasan dari kantornya, dia menanyakan kepada saya apakah ada rencana ke Bali juga, karena dia tahu kantor tempat saya bekerja punya juga proyek industri di Bali, pada awalnya saya agak tidak berminat untuk pergi ke Bali, soalnya memang tidak ada jadwal saya pergi ke sana. Namun dengan pertimbangan kasihan juga kalau dia seorang wanita pergi sendirian ditambah lagi ‘kan dia adik istri saya jadi tidak akan ada apa-apa, akhirnya saya mengiyakan untuk pergi dengan Siska.

Pada hari yang ditentukan kita pergi ke Bali berangkat dari Jakarta 09.50, pada saat tiba di Bali kami langsung menuju Hotel Four Season di kawasan Jimbaran, hotel ini sangat bernuansa alam dan sangat romantis sekali lingkungannya, pada saat menuju reception desk saya langsung menanyakan reservasi atas nama saya dan petugas langsung memberikan saya 2 kunci bungalow, pada saat itu Siska bertanya kepada saya, oh dua ya kuncinya, saya bilang iya, soalnya saya takut lupa kalau berdekatan dengan wanita apalagi ini di hotel, dia menambahkan ngapain bayar mahal-mahal satu bungalow saja ‘kan kita juga saudara pasti engga akan terjadi apa-apa kok , lalu akhirnya saya membatalkan kunci yang satu lagi, jadi kita berdua share 1 bungalow.

Saat menuju bungalow kami diantar dengan buggie car (kendaraan yang sering dipakai di lapangan golf) mengingat jarak antara reception dengan bungalow agak jauh, didalam kendaraan ini saya melihat wajah Siska , ya ampun cantik sekali dan hati saya mulai bergejolak , sesekali dia melemparkan senyumnya kepada saya, pikiran saya, dasar suaminya tidak tahu diuntung sudah dapat istri cantik dan penuh perhatian masih disia-siakan.

Di dalam bungalow kami merapikan barang dan pakaian kami saya menyiapkan bahan meeting untuk besok sementara dia juga mempersiapkan bahan presentasi , pada saat saya ingin menggantungkan jas saya tanpa sengaja tangan saya menyentuh buah dadanya karena sama-sama ingin menggantungkan baju masing-masing, saya langsung bilang sorry ya Sis betul saya tidak sengaja, dia bilang udah engga apa-apa anggap aja kamu dapat rejeki…. wow wajahnya memerah tambah cantik dia.

Lalu kita nonton tv bareng filmya up close and personal, pada saat ada adegan ranjang saya bilang sama Siska wah kalo begini terus saya bisa enggak tahan nih, lalu saya berniat beranjak dari ranjang mau keluar kamar (kita nonton sambil setengah tiduran di ranjang), dia langsung bilang mau kemana sini aja, engga usah takut deh sambil menarik tangan saya lembut sekali seakan memohon agar tetap disisinya…..selanjutnya kita cerita dan berandai-andai kalau dulu kita sudah saling ketemu…dan kalau kita berdua menikah dan sebagainya…..

Saya memberanikan diri bicara, Sis kamu koq cantik dan anggun sih, Siska menyahut nah kan mulai keluar rayuan gombalnya, sungguh koq sih saya engga bohong, saya pegang tangannya sambil mengelusnya, oww geli banget , Andry come on nanti saya bisa lupa nih kalo kamu adalah suami kakak saya….biarin aja kata saya.

Perlahan tapi pasti tangan saya mulai merayap ke pundaknya terus membelai rambutnya tanpa disangka dia juga mulai sedikit memeluk saya sambil membelai kepala dan rambut saya…..akhirnya saya kecup keningnya dia bilang Andry kamu sungguh gentle sekali…uh indahnya kalau dulu kita bisa menikah saya bilang abis kamunya sih udah punya pacar…..berlanjut saya kecup juga bibirnya yang sensual dia juga membalas kecupan saya dengan agresif sekali dan saya memakluminya karena saya yakin dia tidak pernah diperlakukan sehalus ini….kami berciuman cukup lama dan saya dengar nada nafasnya mulai tidak beraturan, tangan saya mulai merambat ke daerah sekitar buah dadanya…dia sedikit kaget dan menarik diri walaupun mulut kami masih terus saling bertempur…..

Kali ini saya masukkan tangan saya langsung ke balik bhnya dia menggelinjang saya mainkan putingya yang sudah mulai mengeras dan perlahan saya buka kancing bajunya dengan tangan saya yang kanan, setelah terbuka saya lepas bhnya wow betapa indah buah dadanya ukurannya kurang lebih mirip dengan istri saya namun putingnya masih berwarna merah muda mungkin karena dia tidak pernah menyusui putranya, Siska terhenyak sesaat sambil ngomong, Andry koq jadi begini….Sis saya suka ama kamu, terus dia menarik diri…saya tidak mau berhenti dan melepaskan kesempatan ini langsung saya samber lagi buah dadanya kali ini dengan menggunakan lidah saya sapu bersih buah dada beserta putingnya….Siska hanya mendesah-desah sambil tangannya mengusap-ngusap kepala saya dan saya rasakan tubuhnya semakin menggelinjang kegelian dan keringat mulai mengucur dari badannya yang harum dan putih halus….

Lidah saya masih bermain diputingnya sambil menyedot-nyedot halus dia semakin menggelinjang dan langsung membuka baju saya pada saat itu saya juga membuka kancing roknya dan terlihat paha yang putih mulus nan merangsang, kita sekarang masing-masing tinggal ber cd saja, tangan dia mulai membelai pundak dan badan saya, sementara itu lidah saya mulai turun ke arah pangkah paha dia semakin menggelinjang, ow andry enak dan geli sekali …..

perlahan saya turunkan cdnya, dia bilang andry jangan bilang sama siapa-siapa ya terutama kakak saya….saya bilang emang saya gila kali, pake bilang-bilang kalo kita ………. setelah cdnya saya turunkan saya berusaha untuk menjilat kelentitnya yang berwarna merah menantang pada awalnya dia tidak mau, katanya saya belum pernah ……, nah sekarang saatnya kamu mulai mencoba

lidah saya langsung menari-nari di kelentitnya dia meraung keras….oohhhhhhhh

andry ………enaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkk sekali…..saya …saya enggak pernah merasakan ini sebelumnya kamu pintar sekali sih………..terus saya jilat kelentit dan lubang vaginanya…..tidak berapa lama kemudian dia menjerit…..auuuuuuuuwwww saya keluar andry oooooooooooohhhhhhhhhenak sekali…..dia bangkit lalu menarik dengan keras cd saya ….langsung dia samber kontol saya dan dilumatnya secara hot dan agresif sekali…..oh nikmatnya….terus terang istri saya tidak perah mau melakukan oral sex dengan saya……dia terus memainkan lidahnya dengan lincah sementara tangan saya memainkan puting dan kelentitnya….tiba-tiba dia mengisap kontol saya keras sekali ternyata dia orgasme lagi………..dia lepaskan kontol saya, andry ayo dong masukin ke sini sambil menunjuk lobangnya …..perlahan saya tuntun kontol saya masuk ke memeknya……dia terpejam saat kontol saya masuk ke dalam memeknya sambil dia tiduran dan mendesah-desah……..ohhhhhhhh andry biasanya suami saya sudah selesai dan saya belum merasakan apa-apa, tapi kini saya udah dua kali keluar, kamu baru saja mulai…..waktu itu kami bercinta udah kurang lebih 30 menit sejak dari awal kita bercumbu……………………

Sekarang saya angkat ke dua kakinya ke atas lalu ditekuk, sehingga penetrasi dapat lebih dalam lagi sambil saya sodok keluar masuk memeknya….dia terpejam dan terus menggelinjang dan bertambah liar dan saya tidak pernah menyangka orang seperti Siska yang lemah lembuh ternyata bisa liar di ranjang,

dia menggelinjang terus tak keruan…….uhhhhhhh andry saya keluar lagi…..saya angkat perlahan kontol saya dan kita berganti posisi duduk , terus dia yang kini mengontrol jalannya permainan ,…dia mendesah sambil terus menyebut ohh andry….ohhh andry dia naik turun makin lama makin kencang sambil sekali-kali menggoyangkan pantatnya…….tangannya memegang pundak saya keras sekali..iiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhh uuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhh andry saya keluar lagi ……..kamu koq kuat sekali…….come on andry keluarin dong saya udah engga tahan nih,,,,,,,, biar aja kata saya…..saya mau bikin kamu keluar terus , kan kamu bilang sama saya , kamu engga pernah orgasme sama suami kamu sekarang saya bikin kamu orgasme terus……..iya sih tapi ini betul-betul luar biasa andry,…………..ohhhhhhhhhhh betapa bahagianya saya kalau bisa setiap hari begini sama kamu……ayo jangan ngaco ah mana mungkin lagi, kata saya…

Saya bilang sekarang saya mau cobain doggy style, apa tuh katanya, ya ampun kamu engga tau, engga tuh katanya, lalu saya pandu dia untuk menungging dan perlahan saya masukkan kontol saya ke memeknya yang sudah banjir karena keluar terus, pada saat kontol saya sudah masuk sempurna mulailah saya tusuk keluar masuk dan goyangin makin lama makin kencang…..dia berteriak dan menggelinjang dan mengguncangkan tubuhnya……..andry……..aaaaaaaammmmmmmmmmpuuuuuuuuuuuuunnnn dehhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh saya keluar lagi nih dan waktu itu saya juga udah mau keluar……saya bilang nanti kalau saya keluar maunya di mulut Siska, ah jangan Siska belum pernah dan kayaknya jijik deh………cobain dulu ya…..akhirnya dia mengangguk…………

Tiba saatnya saya sudah mau orgasme saya cabut kontol saya dan sembari dia jongkok saya arahkan kepala kontol saya ke mulutnya sambil tangan dia mengocok-ngocok kontol saya dengan sangat bernafsu……sis………………udah mau keluar langsung kontol saya dimasukkan ke dalam mulutnya engga lama lagi…..creetttttttt creeeeeeeetttttttttttt crettttttttttttttt creeeeeeeeettttttttttttt, penuhlah mulut dia dengan sperma saya sampai berceceran ke luar mulut dan jatuh di pipi dan buah dadanya.. dia terus menjilati kontol saya sampai semua sperma saya kering saya tanya gimana sis enak enggak rasanya dia bilang not bad……………………………… kita berdua tertidur sampai akhirnya kita bangun jam 21.30…………………………….

Siska mengecup halus bibir saya……….Andry, thanks a lot ………..saya benar-benar puas sama apa yang kamu berikan kepada saya, walaupun ini hanya sekali saja pernah terjadi dalam hidup saya……………………….

read more

ADIN TETANGGAKU

DUNIA MALAM - Saya Ari ..sekarang kuliah di salah satu PTS di kota semarang. Hal ini terjadi ketika aku masih SMA kelas 3. Mulanya tetanggaku Adin.. yang kerja di sebuah perusahaan swasta sering tidur ama adikku di rumahku karena mereka akrab. Dia memang cantik bahkan lebih cantik dari pacarku sendiri apalagi bodinya yang menggiurkan dengan toketnya yang gede itu.. Seperti biasaaa… malam itu dia tidur bersama adikku,… lalu aku coba2 iseng aja tidur di sebelahnya jadi kita tidur 3 orang. ternyata ia diem aja ,..mungkin memang sudah lelap tidurnya.

http://4.bp.blogspot.com/-zYPh5G68pa0/TZ1lCRRWeTI/AAAAAAAAAzo/3NJQFCNP6Pc/s1600/Galdizta-Toket-gadis-02.jpg

Sekitar jam 12 malam timbul hasrat tuk menjamahnya…lalu kutempelkan jariku ke mulutnya,..pertama ia diam aja,..tapi kemudian dia malah buka mulutnya dan mengulum jariku..aku kaget wah ni ce bis pak nich..pikirku. Deg2 an juga aku karenanya kuberanikan diri untuk cium dia di pipi, dia diem aja trus aku cium aja bibirnya ,,,eh tak taunya dia malah balas bahkan lebih agresif .. kuarahkan aja tanganku ke balik T-Shirt nya. wah ternyata toketnya emang gede banget. Kuremas2 toketnya yang gede itu dia njerit lalu kukulum aja bibirnya biar diam..sambil tanganku terus meremas toketnya makin lama dia keenakan dan aaach..uuch….terus Ar..makin berani aku maka kubuka T-Shirt nya dia angkat sedikit badannya terus bh nya,,..sekarang dia sudah separo bugil. Kujilati puting toketnya yang kecoklat2 an dan makin menegras itu, dia gelengkan kepalanya ke kiri dan kekanan mungkin keenakan.

Tanganku mulai membuka kancing celana pendeknya sambil aku masih mainkan toketnya, trus kubuka juga CD (celana dalam) nya. Kupandangi seluruh tubuhnya, wah mulus sekaliii….bodinya juga sangat membuatku makin bernafsu apalgi kuliat vaginanya yang ditumbuhi banyak bulu dan tertata rapi itu, baru sekarang aku liat daging yang seperti itu aku jadi panas dingin, dia renggangkan pahanya ,,,duuuccch..tu memek bagus kali..ternyata kaya gini ya memek itu..pikirku. merah kcoklatan serta sedikit berkilat bagian dalam memeknya dan itilnya yang menyembul keluar dan bau harum memeknya itu makin membuatku bergairah. Kujilati memeknya dan aku tenggelam dalam selangkanganya yang malah dijepitkan ke kepalaku. Memeknya sedikit basah lalu ujung lidahku pindah ke itilnya yang kurasakan makin keras dia menggelinjang aach..Ar..enaaaak..ach..kujilati aja terus itilnya itu hingga makin basah aaaaach…teruuus aaach..dia jambak rambutku dan menekankan kepalaku makin kedalam memeknya.

Tiba2 adikku yang tidur di sebelahnya menggeliat, wah payah ni kalo adikku tau pikirku..lalu kubisiki ke kamarku aja yuk..?. dia mengangguk dan kita pindah sambil bawa pakaian dan tak kulepaskan pula ciumanku di bibirnya dan sambil terus pelukan..nah sekarang kita bebas ….iya katanya lembut dia buka bajuku lalu celanaku kubiarkan aja dia..dan menyembullah kontolku yang emang udach tegang dari tadi2. Dia sempat kaget..lho adikmu besar sekali..panjang lagie, katanya sambil meremas2 kontolku padahal kontolku ndak begitu panjang cuma 16 cm tapi mungkin karena dia belum pernah liat kontol.

Dia rebahan di tepi ranjang, kuangkat kakinya keatas keliatanlah lagie memek dan itilnya yang menantang itu. Dia mengeran2 sambil meremas2 toketnya sendiri lalau kusedot itilnya hingga sedikit ketarik keluar aduuuch …aaaach… Ar…. Kini aku ambil posisi 69 aku jilati lagi memeknya dan dia jilati kontolku, wah enak sekali rasanaya tu kontol dijilati makin kurenggangkan lagie selangkanganya, kepalaku terbenam kembali dalam selangkanganya bahkan dia rapatkan pahanya hingga aku sedikit susah bernafas. Mau kumasukkan jariku tapi..sempit sekali…gila ..apa masih perawan yaa..pikirku. kujilati aja itilnya, dia makin agresif dan makin cepat menjilati kontolku. Ar.. aku ndak kuat lagie.. sekarang aja  yaaa Ar..  ???  Iya Din..kataku… sambil   melebarkan selangkanganya hingga mudah bagi kontolku untuk cari sasaran.

Kontolku kutempelkan ke memeknya, dia pegang kontolku trus membimbingnya masuk ke memeknya…seret sekali.. aku berusaha keras untuk masuk berkali2 akhirnya kutekan keras kontolku dan dia juga tekan pantatnya keatas.. bleeees ..aaaaaach..sakit Ar..Aduuuuch..akhirnya masuk juga ni kontol meskipun belum sepenuhnya..dan lalu ku tekan lagie hingga masuk seluruhnya bleeeeeesss… aaaaaachhh..aduuuch..sambil tanganya meremas2 tempat tidur sekuatnya dan kepalanya dilempar ke kiri dan ke kanan, kasian dia. Keringatnya banyak sekali dan wajahnya keliatan merah, kuhentikan gerakanku lalu kukulum bibirnya agar dia tenang kembali sambil kontolku masih berada di dalam memeknya.

Setelah dia tenang kuayun lagie kontolku keluar masuk pelan-pelan, sekarang dia makin kontrol dan bahkan mengiringi keluar masuknya kontolku dengan goyangan pantatnya. Kontolku terasa hangat berada di dalam apalagie memeknya yang terasa seperti menggigit gigit makin menambah nafsuku. setelah kira2 10 menit kedepan keliatan ia mau orgasme… lalu kuayun kontolku makin cepat Ar..aaaach..dia menekankan memeknya keras2 dan keluarlah cairan dari memeknya, banyak sekali..bahkan sampai meler keluar, tidak kucabut kontolku meskipun dia keliatan sedikit lelah..kuayun aja terus kedepan dan belakang sambil aku remas2 puting toketnya…dia cuma melet2 menggerakkan lidahnya ke kiri dan kanan dibibirnya.

Sepuluh menit kemudian kurasakan juga sepertinya aku mau keluar…kupercepat sodokan kontolku ke memeknya aaach..Ar… teruuuuuss… dia terus mengerang, rupanya dia juga mau orgasme yang kedua dan dia keluar lagie. Tiba2 kurasakan ada yang mendorong keluar dari kontolku, buru2 kucabut kontolku biar ndak tumpah di dalam, tapi ternyata sedikit terlambat dan ada sedikit yang ketinggalan di dalam dan banyak sekali yang berceceran di memeknya dan kontolku..warnanya sedikit kemerah2 an , mungkin karena selaput virginnya yang abis terkoyak. kita ambil posisi 69 lagie..aku jilati mani yang belepotan di memeknya, dan sebaliknya dia jilati mani yang nempel di kontolku hingga tinggal air liurnya aja yang ketinggalan di kontolku.

Ar sedikit amis dan asin yaaaaa….tapi enak kok..katanya. Aku kemudian terlentang di tepi ranjang dia malah turun dan berjongkok di depanku dia kulum kontolku, memang dari tadi dia cuman menjilat aja, tak lama kemudian kontolku tegak kembali lalu aku duduk dan dia makin bernafsu mengulumnya hingga tegangan sudah 100%, kenangmu dowo banget sampe tutuk tenggorokan (kontolmu panjang sekali hingga tenggorokan) katanya, aku cuma senyum aja, ternyata beginian juga ndak kalah enaknya lho dibanding masuk ke memeknya Adin.. nafsunya makin menjadi dan aku juga sudah mau keluar lagie. Kutekan kepalanya makin dalam ke kontolku lalu…aaaachh..crooooot…dia kaget dan sempat mau muntah..dan tarik kepalanya. Kututup mulutnya ..telan aja biar kamu awet muda kataku. lalu dia telan juga dengan sedikit susah karena banyaknya. Aku puas Ar.. meskipun sekarang sudah tidak perawan lagie, katanya sambil kepalanya bersandar di dadaku. Aku juga maafkan yaaa… tak apa lain kali kita ulang lagie yaa…katanya sedikit memelas.

Okey…tapi jangan hamil yaa…bisa berabe aku. lalu dia kebelakang dan membersihkan diri dan kemudian tidur lagie bersama adikku. Hal itu sering kami lakukan jika ada kesempatan… sekarang dia udach married dan punya 1 anak ….biarlah kenangan yang lalu terkubur bersama berlalunya sang waktu. Jangan ditiruuuu… Thanks.

read more

DOSEN FAVORITE

DUNIA MALAM - Aku Anita kelahiran Samarinda, kuliah di fakultas Ekonomi sebuah PTS cukup beken di kota Malang saat ini semester 6. Kabarnya temanku kuliah bilang aku cukup manis untuk dipandang, dengan ukuran buah dada 34C, tubuhku seolah tak kuat menyangga buah dadaku. Tinggiku 165 dan beratku 60 Kg, kulitku putih mulus dan pantatku berisi. Tiap kuliah dengan kelebihan yang kupunya aku berusaha menarik perhatian semua orang dengan pakaian ketat dan rok mini aku berjalan melenggang. Semua mata tertuju padaku ada juga beberapa berdecak kagum atas kemolekan tubuhku dan, aku bangga menyaksikan semua itu.

http://1.bp.blogspot.com/-OphIY4I4ODE/T0FHOAcDKlI/AAAAAAAABck/bD_pTmd92Cg/s320/Raisa+Andriana+%25281%2529.jpg

Terus terang aku sudah tidak perawan sejak usia 18 tahu pada waktu aku di SMA, karena bebasnya pergaulan dan longgarnya tatanan keluargaku aku bebas pergi kemana saja kusuka. Keperawananku hilang saat aku melakukan kegiatan camping bersama teman-teman saat perpisahan sekolah disuatu tempat pariwisata. Aku tidak menyesali karena kulakukan atas dasar suka sama suka. Kuliah sore ini adalah dosen favouritku, Faisal namanya wajahnya ganteng atletis dan banyak sekali mahasiswi yang berusaha menarik perhatiannya pada saat dia mengajar. Bahkan aku pernah dengan dari kakak tingkatku walau dia kelihatan alim sebenarnya piawai juga dalam menaklukkan hati wanita yang diincarnya.

Pak Faisal sudah berkeluarga tetapai masih banyak juga mahasiswi yang tergila-gila melihat penampilannya termasuk aku sendiri. Aku pilih tempat duduk paling depan lurus dengan tempat duduknya biar aku dapat dengan mudah dan puas memandangnya. Tak lama kemudian pak Faisal memasuki ruangan, setelah memberikan salam dan berbasa-basi pelajaran dilanjutkan. Aku tidak dapat konsentrasi pada kuliah yang diajarkan pikiranku tertuju pada wajah dan bodinya yang tepat berdiri didepanku. Sesekali kugerakkan kakiku untuk meraik perhatiannya dan dia terpancing, diliriknya rokku yang cukup sempit itu sreeet, . Dan dipalingkan wajahnya pada pandangan lain, ah dia kena, pikirku. Dan, . Secara tidak sengaja dilemparkan pandangannya pada daerah dadaku pak Faisal agak terbelalak melihat belahan dadaku yang seolah mau melompat keluar karena ketatnya T shirt yang kukenakan. Merah wajahnya seketikan menyadari keadaan ini dan dia pura-pura menulis dipapan.

Selang beberapa saat dia melanjutkan membahas materi kuliah dan kini aku yang benar-benar terkejut, kulihat celana pak Faisal ada yang menggembung dibagian depan. Beberapa mahasiswa tersenyum malu memandang bahkan ada yang sempat terhenyak sampai menutup mulutnya. Kubayangkan betapa besar batang kemaluan pak Faisal yang sekarang sembunyi dibalik celananya. Aku semakin terkagum dan merinding membayangkan andaikan memekku yang sempit ini sempat disinggahi oleh batang kemaluannya.

Ketika kuliah usai mahasiswi ramai membicarakan kejadian yang baru berlangsung yaitu menggembungnya celana pak Faisal. “Eh, Neti kamu lihat enggak anunya pak Faisal meradang, ,” tanya Nina sambil berbisik berbicara dan menutup mulutnya. “Iya Nin, . Aku jadi merinding lho membayangkan, ngeri juga ya, kalo kamu bagaimana Anita,.. ,” Tanyanya padaku, mereka berdua dengan aku (jadi bertiga) adalah kelompok belajar yang kadang suka ngerumpi hal-hal yang jorok-jorok untuk selingan, dan kedua temanku juga orangnya fair dia mengaku sama-sama tidak perawan dan senang melakukan hubungan sex dengan orang yang di sukai. Yang jelas ketiganya ini memang sedang berburu pak Faisal.

Konon kabarnya pak Faisal pernah juga terlibat beberapa kali affair dengan mahasiswinya dan semua berjalan santai-santai saja. “Pasti dong, aku kan duduk depan sendiri jadi aku paling jelas lihat burung raksasanya, bener juga ya kali. Kakak tingkat kita itu yang pernah ama dia pasti ketagihan dibuatnya, ..” cerita Anita berapi-api, ” Dan yang jelas aku pengin mendapatkannya, .,” Lanjutnya. Setelah puas ngerumpi kiri kanan muka dan belakang mengupas habis masalah dosen favourit aku berpisah dengan sahabatku untuk janji bertemu besok dan akan berusaha bertemu dengan pak Faisal pada minggu depan, aku berjalan kaki karena kebetulan mobil yang biasa kupakai harus mengalami pemeriksaan medis di bengkel.

Tak kurasakan ada mobil berjalan pelan mengikutiku sampai akhirnya kira-kira berjarak 300 diluar halaman kampus, kaca jendela mobil terbuka dan kudengarkan suara yang tidak asing menawari untuk mengantarku. Aku menoleh dan, . DEG, DEG, .DEG jantungku seakan berhenti pak faisal yang baru saja ku bicarakan senyum manis mengajakku. Tanpa berkata lagi aku langsung membuka pintu kiri dan kuletakkan pantatku pada tempat duduk kiri. Mata pak Faisal tak luput melihat pahaku yang tersingkap dan dengan cepat kututup pintu serta membenahi letak dudukku yang terlalu sembrono itu. Mobil berjalan lambat kuperhatikan interior didalamnya cukup mewah dengan lapisan karpet halus dan bersih serta wangi aku krasan didalam mobilnya. Sesekali mata pak Faisal mengarah pada belahan dada yang padat berisi, apabila jalan bergelombang tak ayal lagi dadaku ikut turun naik sesuai irama jalan.

Tak terasa perjalanan sudah jauh melampaui arah kost-kosanku. Sambil bercerita ringan pak faisal memindahkan persnelling tanpa melihatnya dan, .. secara tidah sengaja dia menyenggol pahaku, cepat-cepat ditarik tangannya sambil mengucapkan maaf berkali-kali. Aku tersenyum saja padahal aku juga kepingin tangannya berlama-lama dipahaku bahkan tidak hanya dipaha saja, .. Tak terasa mobil dibelokkan pada Restoran yang mewah dengan fasilitas karaoke. Pak Fasial memilih tempat yang asri dengan lokasi pribadi ruang hanya untuk dua orang. Setelah makanan tersedia pak faisal menikmati sambil bernyanyi. Merdu juga suaranya, mesra ditelinga. Ruangan ber AC tinggi membuat aku agak dingin sengaja kurapatkan dudukku untuk tidak terlalu dingin, Pak faisal masih terus bernyanyi.

Dua lagu telah selesai dinyanyikan dan dengan lembut tangannya mulai memeluk bahuku dan, gila aku menikmati sekali. Tak lama kemudian dia semakin berani mempermainkan rambutku, aku tetap terpejam dan, .. disentuh bibirku dengan tangannya akhirnya perlahan dan lembut bibirnya merapat dibibirku. Aku tidak menyia-nyiakan keadaan ini dengan cekatan pula kujulurkan lidah kecilku untuk dinikmati dan kami saling berpagukan ketat. Kuhisap mulutnya dia juga membalas tangkas sampai aku hampir kehabisan nafas, dia tidak diam dengan perlahan diraihnya payudaraku pertama dari luar kaos dan tangannya mulai menyibak kaosku. Dingin terasa payudaraku disentuh jari yang kokoh. Putingku tak luput dari jarinya dan kurasakan pentilku mulai mengeras. Aku masih tetap memeluk dan kuciumi lehernya. Perlahan ditarikknya kaosku keatas hingga tinggal BH dan Rok miniku saja dia makin agresif saja kelihatannya, Pak Faisal berdecak kagum melihat buah dadaku meyembul besar seakan Bhku tak sanggup menampung semua payudaraku ini.

Didekatkan kumisnya pada susuku aku kegelian dan kurasakan hangat lidahnya mengulum pentilku aku kegelian hebat. Rambut pak fFaisal jadi sasaran untuk menahan geli aku mengucek dan menjambak rambutnya, tetapi dia semakin menjadi. Susuku diberi cupang hingga nampak merah pekat ganas sekali dia, pikirku. Perlahan diraihnya leher dan aku ditidurkan diatas sofa, lagu karaoke sendu menambah gairahku semakin tinggi. Pak faisal tak bosan bosan menciumi bagian tubuhku dan, .. kurasakan pahaku bersentukan sama tangan berbulu milik pak Faisal. Rokku disibak dan ditarikknya keras sehingga pengaitku lepas, gila cing , .. kini tinggal celana dalamku ungu serta BH dengan warna yang sama.

Pak Faisal semakin bernafsu mulutnya menjalar kemana-mana aku hanya gelisah dan mengerang, semakin aku mengerang semakin ganas dia melakukan aksinya. “, . Eeeeeeeeeh, Pak, Pak, .. Faisal, .. Aaaaaaah, ” Aku nggak betah saat dia me- mainkan memekku dengan tangannya dan, .. dielus lembut bulu memekku yang mulai basah. Aku kegelian saat jari tengahnya dimasukkan dalam lubang memekku, dia semakin bernafsu. “, ..Hhhhhmmmmmmmmmmmm, .Hmmmmmm ,” lenguhnya. Aku semakin menjadi tak menentu, kekuatanku hilang saat pak Faisal dengan fasih menaruh lidahnya dalam lubang kemaluanku, digigit-gigit kecil klentitku yang memanjang dan semakin basah. Bunyi kecipak air kemaluanku menambah pak Fasial semakin berani menjulurkan lidahnya pada bagian dalam. Aku semakin kegelian. Semakin aku menggeliat mengangkat pantat kurasakan sentuhan lidah dalam vaginaku dan tangan pak faisal yang satu juga masih tidak mau lepas pada payudaraku.

Lengkap sudah kepuasan saat ini. Semua daerah sensitif milikku telah direngkuhnya. Tangannya sekarang sibuk melepas baju dan kini dia tinggal celana saja. Disuruhnya aku duduk dan dia berdiri, tanganku dituntun kearah celana dan disentuhkannya pada benda yang mengeras dibaliknya. Kuelus lembut, kutempelkan mukaku pada celana tersebut terasa berdenyut keras. Aku mulai tak sabar kubuka retsleting celana pak Faisal, kulihat putih warna celana dalamnya dan, .. Astaga kepala kemaluan pak faisal ternyata sudah keluar dari kolornya kucuba meraba ujung kemaluan keluar air sedikit agak liat. Celana Dalam putih kutarik kebawah dan, .. aku kaget setengah mati baru kali ini kulihat kemaluan lelaki kaku mendongak keatas, otot-ototnya kelihatan jelas meradang dan ukurannya maaaaaaakkkkkkk tak terbayangkan. Aku was- was juga.

Dia merasa digoyang-goyangkan kemaluannya kearah mukaku terasa pipiku seperti dipukul palu. Dengan senyum kupegang kemaluan pak Faisal dan, . Wuuuuiiiihhhhh tanganku tak cukup melingkari bulat kemaluannya dan panjangnya kuperkirakan sekitar 22 CM, dia juga tersenyum merlihat kebingunganku. Kulihat dia sambil melongo dan dia tidak menyia-nyiakan waktu dengan mendesakkan kemaluan ke mulutku. Mulutku yang keci tak muat mengelomoh semuanya banyak tersisa diluar. Aku dengan menganga penuh kuusahan agar kemaluan pak Faisal masuk dalam rongga mulutku, tetapi masih tidak bisa. Akhirnya aku jilati secara merata dia mulai menggelinjang dan melenguh. Mulai dari ujung kegerakkan masuk dan keluar dengan mulutku dia semakin tidak karuan juga geraknya. Dengan susah payah kukelomoh kemaluan pak Faisal yang besarnya seperti botol, semakin cepat dan semakin cepat.

Kurasakan aca cairan manis keluar sedikit dimulutku. Kuhisap semakin kuat dan kuat, pak Faisal pun semakin keras erangannya. Pak faisal mulai ingat tangannya bekerja lagi mengelus memekku yang mulai mengering basah kembali. Mulutku masih penuh kemaluan pak Faisal dengan gerakan keluar masuk seperti penyanyi karaoke. Aku tersentak merasakan pak faisal menarik kemaluannya agaak keras menjauh dari mulutku dan dengan sigap ditidurkannya aku diatas karpet, kedua kakiku diangkat diletakkan diatas pundaknya kiri kanan sehingga posisiku mengangkang,dia bisa melihat dengan jelas melihat memekku yang kecil namun kelihatan gemuk seperti bakpau. Kulihat dia mengelus kemaluannya dan menyenggol-nyenggolkan pada memekku aku kegelian. Aku bersiap dibukanya kemaluanku dengan tangan kiri dan tangan kanan menuntun kontolnya yang gede menuju lubang memekku.

Didorongnya perlahan, .. sreeeettttt, .dia melihatku sambil tersenyum dan dicobanya sekali lagi, mulai kurasakan ujung kemaluan pak Faisal masuk perlahan. Aku mulai geli tetapi agak sakit sedikit. Pak Fausal meliaht aku meringis menahan sakit dia berhenti dan bertanya, . “Sakit ya, ..,” Aku tidak menjawab hanya kupejamkan mataku ingin ceoat merasakan kemaluan besarnya itu. Dogoyangnya perlahan dan, .Bleeesssss digenjotmya kuat pantatnya kedepan hingga aku menjerit, “Aaaaauuuuuuuu”. Kutahan pantat pak faisal untuk tidak bergerak. Rupanya dia mengerti memekku agak sakit dan dia juga ikut diam sesaat. Kurasakan kemaluan pak Faisal berdenyut dan aku tidak mau ketinggalan. Aku berusaha mengejan sehingga kemaluan pak Faisal merasa kupijit pijit.

Selang beberapa saat memekku rupanya sudah dapat menerima semua kemaluan pak Faisal dengan baik dan muali berair sehingga ini memudahkan pak Faisal untuk bergerak. Aku mulai basah dan terasa ada kenikmatan melngalir di sela pahaku. Perlahan pak Faiasal menggerakkan pantatnya kebelakang dan kedepan, aku mulai kegelian dan nikmat. Kubantu pak Faisal dengan ikut menggerakkan pantatakku berputar , .. “Aduuuuuhhhhh, .. Anita, ,” erang pak Faisal menahan laju perputaran pantatku rupanya dia juga kegelian kalau aku menggerakkan pantatku. Ditahannya pantatku kuat-kuat agar tidak berputar lagi, justru dengan menahan pantatku kua-kuat itulah aku menjadi geli dan berusaha untuk melepaskannya dengan cara bergerak berputar lagi tapi dia semakin kuat memegangnya. Kulakukan lagi gerakannu berulang dan kurasakan telur kemaluan pak faisal menatap pantatku licin dan geli. Rupanya pak Faisal termasuk kuat juga berkali-kali kemaluannya mengocek mememkku masih tetap saja tidak menunjukkan adanya kelelahan bahkan semakin meradang. Kucoba mempercepat gerakan pantatku berputar semakin tinggi dan cepat kulihat hasilnya pak Faisal mulai kewalahan dia terpengaruh iramaku Yang semakin lancar.

Kuturunkan kakiku mengamit pinggangnya dia semakin tidak leluasa untuk bergerak sehingga aku bisa mengaturnya. Aku merasakan sudah 3 (tiga) kali memekku mengeluarkan cairan untuk membasahi kemaluan pak Faisal tetapi pak Faisal belum keluar juga. “Kecepek,.. kecepek, kecepek, bunyi kemaluanku saat kemaluan pak Faisal mengucek habis didalamnya aku kegelian hebat, “, . Anita, .. aku mau keluar, . Tahan ya, . Pintanya menyerah. Tanpa membuang waktu kutarik memekku dari kemaluannya kugenggam dan dengan lincah kumasukkan bonggol kemaluan tersebut kedalam mulutku, kukocok, sambil kuhisap, . Kuat-kuat, .kuhisap lagi dan dengan cepat mulutku maju mundur untuk mencoba merangsang agar air maninya cepat keluar. Mulutku mulai payah tapi air mani yang kuharapkan tak juga keluar. Kutarik kemaluan dari mulutku pak faisal tersenyum dan sekarang terlentang,.

Tanpa menunggu komando upegang kemaluannya kutuntun kelubangku dengan aku mendudukinya. Aku bergerak naik turun dan dia memegang susuku dengan erat. Tidak lama kemudian ditariknya tubuhku melekat didadanya dan, aku juga terasa panas, . Sreeeeeeet, sreeeeettttt, .sreeeeeettttt kuarasakan ada semburan hangat bersamaan dengan kuarnya pelicin dimemekku dia memelukku erat demikian pula aku. Kakunya dijepitkan pada pinggangku kuat-kuat seolah tak bisa lepas.

Dia tersenyum puas. “Nita, . Tak pernah aku merasakan memek kecil seperti punyamu ini, enak gila memijit punyaku sampai nggak karuan rasanya, aku puas nit”. “Aaaaaahhh Bapak bohong, .. berarti sering dong ngerasain yang lain,” manjaku Dia tidak menjawab hanya tersenyum dan kembali mengulum bibirku kuat- kuat. Mobil keluar dari karaoke dan menuju kerumah. Kini tangan pak Faisal menempel pada pahaku dan tanganku menempel dicelananya. Sesekali kusandarkan wajahku didadanya dan jari nakal pak Faisal mulai beraksi dengan manja. Kurasakan gumpalan daging kemaluan pak faisal mulai mengeras lagi, dia tersenyum melihatku dan dipinggirkan mobilnya pada tempat yang cukup sepi. Kugosok pelan pelan kemaluan pak faisal semakin mengeras, . Gila baru main udah minta lagi rupanya, wah gawat ini bisa nggak pulang dong malam ini, . Pikirku. Diciumnya kening dan pipiku dan dia berkata manja, . “, .. Kalo sekarang nita boleh ngeluarin punyaku ini dimulut seperti tadi,” aku terbelalak rupanya dia mengerti keiinginanku tadi belum kesampaian dan inilah saatnya.

Tanpa ba bi bu lagi kuarahkan kebawah retsleting celananya dan, aku kaget ternyata pak Faisal tidak memakai celana dalam, gila dia udah ngerti rupanya. , .Lho Kemana Cd nya pak,” tanyaku pura-pura bingung. ” Udah tak taruh begasi kog,” jawabnya kalm sambil mendorongkan kepalaku kearah kemaluannya. Aku menurut malam saat ini aku bebas berbuat apa saja terhadap kemaluan pak Faisal. Kuhisap dengan berbagai cara agar aku puas dan puas, kursi ditarik kebelakang jadilah posisi pak Faisal seperti orang setengan terlentang aku semakin leluasa menghisap kemaluan itu.

Tangan pak faisalpun tak tinggal diam diselipkan pada memekku yang basah lagi dia juga berusaha memasukkan jari tengahnya penuh pada memekkku, sesekali diremasnya kuat susuku saat dia geli yang hebat. Kulepas mulutku kulihat kemaluan itu lagi sambil kugosok naik turun seperti onani, aku kagum melihat ukurannya. Kuhisap lagi berulang sampai aku puas. Aku mulai merasakan adanya cairan manis keluar dari ujung kemaluan. Aku terus berusaha, mulutku mulai payah, kugoyang- goyangkan telur kemaluan pak Faisal dia kegelian dengan mengucek memekku dalam dalam. “, eeeeehhhhhh, . Ssssstttttttt, .. aaaaaahhhhhhh,” kudengar erangannnya mulai tidak karuan aku terus melakukan hisapan kuluman dan jilatan pada kemaluan yang membonggol itu dan hasilnya luar biasa, . “, .. Nit, . Aku mau keluar nih, .” Mendengar perkataan itu aku semakin gencar melakukan hisapan sambil tanganku bergerak naik turun untuk mempercepat rangsangannya. Dan tak lama kemudian, . Sreeeettt, .. Srrrreeeeetttt kurasakan dua semburan air warna putih pekat masuk mulutku terasa agak manis asin. Karena kuatnya semprotan dari kemaluan pak Faisak kurasakan ada air mani yang langsung masuk tertelan.

Aku bertahan sambil terus menghisap dan dia semakin gak karuan tingkahnya. Kuhisap terus sampai terasa tidaka ada lagi air mani yang keluar dari kemaluan pak Faisal. Kubersihkan kemaluan pak Faisal denga menjilatinya sampai bersih. Aku puas merasakan semuanya dan pak Faisalpun demikian. Masih terus kujilati dan kudorong keluar masuk kemaluan pak Faisal dia terus mengerang tidak karuan. Aku bahagian, sebentar kemudian kurasakan kemaluannya mulai mengecil dan lemas,pada saat kecil dan lemas tersebut aku merasakan mulutku mampu melahap kemaluannya secara menyeluruh. Diciumnya keningku yang basah keringat, tepat pukul 22.00 aku sudah nyampe di Kostku dan berharap suatu saat pak Faisal mengajakku kembali.

Pada esoknya sahabatku hanya ternganga mendengar ceritaku yang telah berhasil berkencan dengan Pak Faisal sampai keluar air maninya dua kali dia mengatakan aku curang karena tidak memberi tahu bagaimana cara menggaet pak Faisal. Aku cuek aja dan sampai kini walaupun aku sudah berkeluarga aku masih sering membayangkan kemaluan pak Faisal yang tegak menantang itu, hal ini dikarenakan suamiku orangnya pekerja keras sehingga lupa waktu dan jarang memberikan nafkah batin yang cukup, tetapi sayang sejak menikah aku tidak pernah ketemu lagi sama orang yang memiliki kemaluan dan permainan sex yang hebat.

read more

ASISTEN BARU

DUNIA MALAM - Pengalaman gue ini emang keliatannya klise tapi ini bener-bener kejadian. Setelah lama gue bekerja di perusahaan tempat gue bekerja, gue rasa tugas gue mulai berat, dan emang tugas gue yang numpuk engga kunjung kelar-kelar, ya akhirnya gue putusin untuk minta asisten baru yang bisa bantu gue. Setelah gue ngelapor ke atasan gue ternyata atasan gue setuju, dan kata asisten gue kalo bisa cari yang bagus biar bisa diajak untuk ngelobi ke perusahaan lain. Setelah gue muat iklan di harian kompas, engga disangka lamaran-lamaran yang dateng banyak, ya…setelah dipilih ada 4 orang mereka itu lulusan dari sekolah sekretaris yang dikatakan terkenal.

http://niesa87himura.files.wordpress.com/2011/01/yuri-6.jpg

Emang sih mereka masih fresh graduate, tapi meliat hasil tes-tes yang gue kasih beserta wawancara sisa dua orang yang molos, Siska sama Yayah dan yang bikin gue bingung setelah nawar gaji mereka minta standar yang sama, engga ada yang minta gajinya miringan dikit. Dan setelah gue ajukan ke kepala bagian gue, ternyata kepala bagian gue pusing dan dia bilang gini “gimana kalo kita bagi aja seorang satu? Cocok? cocok deh pak..! sahut gue. Hari pertama mereka dateng dan langsung gue bagi tugasnya.

Yang untungnya mereka itu tanggap.akhirnya Siska buat atasan gue, dan Yayah buat gue, oya sedikit tentang Yayah, tingginya hampir setinggi gue (gue 186 cm), ya mungkin dia 170-an, bodinya yang engga tahan. Bohai banget. Seperti biasanya gue pulang memang agak sore (office hour abis jam 5 teng), Yayah dah gelisah pengen pamit pulang tapi gue masih aja berkutat sama laporan gue. “Yayah kalo udah mo pulang duluan aja..engga apa-apa kan sekarang dah jam 5 lewat 20, entar ketinggalan kereta lho lagian dah mendung kalo ujan kan entar kebasahan” kata gue sambil nyegir. “Iya pak” sambil berkemas dan engga sengaja pulpennya jatuh dan dia memungutnya, otomatis dari posisi dukuk dia berputer roknya tersingkap, dan engga sengaja gue ngeliat, wah emang bener kerawat sampe ke ujung pahanya begitu pula dengan dengan segitiganya yang bewarna putih (berarti cd-nya warna putih..he..he..he..) dan sambil memungut pulpen dia nunduk dan serta merta dia menutup bajunya yang otomatis terliat kalo nunduk ’”Yah, lain kali pake bajunya yang ketutup aja biar engga repot” kataku. “Engga pak, saya justru engga seneng pake baju yang kerahnya terlalu tertutup” katanya sambil nyengir, karena tau maksud saya ngomong. Tak lama Yayah pergi, dan gue terus bekerja.

Hari-hari berlalu, dan emang tiap abis bulan gue sibuknya engga ketolongan, waktu udah menunjukkan jam 6 sore, Yayah juga masih keliatan sibuk, gue coba untuk istirahat sebentar. “Yayah istirahat dulu, atau kalo dah cape buat besok aja kerjaannya’´, kata gue serius, dan engga lama seperti biasanya gue buka email gue, beserta web Aceh. “Ada cerita baru pak?” tanya Yayah, busyeet gue kaget tiga per-empat mati (bukan setengah lagi), ’´cerita apa?, cerita dari Aceh, emang kamu tau?’´, tanya gue sambil nyengir malu. “ya cerita apa lagi, maap ya pak, saya kan yang biasa nyalain komputer bapak, dan ternyata setelah saya liat di folder favorite-nya bapak ada tulisan Aceh temen santai, dan setelah saya buka, dan baca ceritanya emang asik punya, tapi sayangnya….sayangnya apa ?” kata gue,  iya setelah baca pagi-pagi terkadang banjir, dan saya harus cebok deh pak, kan engga enak, dan terkadang saya dah pake pembalut biar engga basah ke cd saya, dan yang bikin saya bangga ada nama bapak di webnya Aceh’´ katanya sambil mendekat ke arah komputer, “Kamu tuh bisa aja..lancang ya! ’´ kata gue sambil menepok pantatnya (sekalian mancing sih) “emang enak pak, baca doang? ’´ katanya Yayah sambil terus mendekat ke pc dan sambil mengklik salah satu cerita Aceh. “ya kalo engga ada penyaluran swalayan aja, dulu ada sih tapi sekarang dia di sby ’´ kata gue. “tapi  kalo emang kamu mau bantuin sih boljug! ’´ kata gue sambil terus meliat ke pc” “Boleh pak siapa takut, tapi abis itu, saya punya bapak juga mainin yah, engga usah kuatir, meskipun saya dah engga perawan, tapi alasannya bukan karena ditusuk lho, tapi karena onani yang engga bener caranya, jadi pernah berdarah, dan setelah itu kalo emang lagi butuh, ya…pake jari aja..!

Engga lama dari itu gue mulai meremas pantatnya, dan tangan gue terus menjelajah sampai belahan depannya. “enak engga?” tanya gue sambil berbisik dan menggigit telinganya . “ya enak sih, tapi saya minta dilayanin duluan ya pa, dah engga tahan” bisik Yayah seraya membuka stoking dan membuka celana dalamnya. Ternyata memek yayah dah banjir, dan udah ampe ngebasahin cd-nya, “Pak jilet pak,..shh..sh..terus pak,.. ’´ dessah Yayah, seraya ia membuka bajunya dan sekarang tinggal bhnya, gue terus ngejiletin memek Yayah yang engga bisa diem, jadi terkadang idung gue kejeduk memeknya. Setelah 5 menitan gue jiletin memeknya, akhirnya dia minta gantian, giliran yayah udah. “Sekarang giliran bapak, ayo buka pak kok malu” bisik yayah sambil memijit peler gue yang dah engga karuan arahnya, gue ajak Yayah untuk duduk di kursi tamu gue, dan engga lupa tutupin gorden serta mengunci pintu.

Pertama gue cooption bhnya yayah, sambil cipokan gue ngeraba putting susunya yang dah menegang, sam! bil gue mencari kaitannya, dan oh ternyata kaitannya didepan, dengan bantuan tangan Yayah sekarang toket Yayah, sudah terlihat dengan jelas, dan tak lupa gue mencium aroma bh Yayah, yang bertuliskan triumph 36c emang cukup besar toketnya Yayah, langsung aja gue isep putting susunya seraya lidah gue menari-nari diatas putting susunya, dan tangan gue yang satu lagi gue belai-belai sambil meraba putingnya. Desahan yayah membuat napsu gue engga terbendung lagi, ’´sh…ayo pak, jilet yang kuat ’´, rintih Yayah. secara bergantian putting susu Yayah gue jiletin kiri dan kanan, dan setelah merasa bosen gue langsung aja mendekap Yayah dan mendorongnya ke arah peler gue. “Ayo yah, isep yang asik, sh…sh…” Gue mendesah nikmat emang enak bener, peler gue dijilet terkadang sampe masuk ke tengorokannya, bener-bener enak…´ karena yayah dah engga tahan lagi, dia minta gaya 69, ya gue turutin aja, dan sekitar 4 menitan gue mulai merasa ada sesuatu yang pengen keluar. “Aduh yah….dah mau keluar nih. buruan tarik ’´. kata gue memelas. ’´Ayo dong pak, dikit lagi Yayah juga pengen keluar, kita barengan ya…’´kata yayah sembari memasukan peler gue kedalam mulutnya….cret…crett…´gue muntahin peju gue didalem mulut Yayah.

Dan dengan tenang Yayah ngejiletnya sampe bersih. “Engga risih, kamu ngejilet peju saya ’´, tanya gue sambil mengelus kepalanya Yayah. “Katanya sih buat awet muda, tapi kalo engga sih engga apa-apa, palingan sakit perut…oya jadi engga enak nih, saya dilayanin 2 kali sedangkan bapak cuma sekali..’´katanya sambil nyengir, ngga lama sesudah itu gue ditindih sama Yayah dan kita cipokan cukup lama, dan lama-kelamaan peler gue bangun lagi. Wah bahaya nih..segera gue menyudahi acara tersebut agar tidak berlarut lama di kantor.´ Yah, dah dulu deh dah malem nih, mendingan kamu ambil tisu untuk bersih-bersih “kata gue sambil bangun, waktu dah menunjukan jam ½ 8 malem, dan gue anterin Yayah balik kerumahnya.

Semenjak kejadian itu, kami sering pergi apalagi kalo ada meeting diluar kota gue selalu membawa asisten gue Yayah, gue janji akan gue terusin ni cerita soalnya sampe sekarang ini hubungan gue sama Yayah makin asik.

read more